Perjalanan CMY 2021

Pemuda Misionaris Karmelit memulai tahun 2021 dengan Web of Life, modul pertama yang memulai program formasi online selama setahun yang menerapkan Seri Formasi Tingkat 1 yang akan mempersiapkan CMY untuk keanggotaan penuh. Pada akhir tahun 2021, mereka yang akan menyelesaikan Seri Formasi Level 1 akan menjadi CMY penuh angkatan pertama. Rapat organisasi yang pertama pada tanggal 4,2021 Januari XNUMX dimana para suster kita di Indonesia memutuskan untuk mengadakan Formasi CMY dalam bahasa Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan serangkaian pertemuan, latihan dan uji coba.

CMY Filipina mengadakan sesi formasi online pertama mereka melalui zoom live streaming di Facebook pada 16 Januari 2021 dan sejak saat itu akan dilakukan setiap 3rd Sabtu setiap bulan dari 8-10 malam sampai Desember. Mereka yang tidak bisa mengikuti formasi bulan ini akan menjalani sesi make up sebelum bergabung di formasi bulan berikutnya. Lebih dari seratus anak muda bergabung pada 16 Januari lalu. Masalah yang biasa dihadapi adalah cuaca buruk dan koneksi internet yang lemah.

CMY Indonesia akan memulai sesi pertamanya pada 24 Januari 2021 dari pukul 3-5 sore dan selanjutnya akan diadakan setiap 4th Minggu setiap bulan hingga Desember. CMY baik di Indonesia maupun di Filipina bersama Suster akan secara bergiliran memfasilitasi program pembinaan agar masing-masing memiliki peran dalam pelaksanaannya dan ikut dalam pembentukannya masing-masing. Sekaligus menjadi pengalaman belajar bagi para Remaja dan Suster untuk melakukan penginjilan online.

Para suster muda di rumah-rumah pembinaan kami di Filipina, Indonesia dan Vietnam menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari paparan mereka dalam pelayanan pemuda Yang Terberkati.

Provinsi Francisco Palau karena mereka tidak dapat melakukan program pencelupan yang biasa dirancang untuk formasi.

Pandemi adalah kutukan dan berkah. Berkatnya, acara ini memperkenalkan kami cara melakukan berbagai hal bersama-sama dan efektif karena sekarang kami memperluas jangkauan kami bahkan kepada kaum muda yang telah bermigrasi ke negara lain.

Terima kasih Tuhan telah menunjukkan jalannya. Di tengah situasi yang menantang kami menemukan jalan yang akan mempersatukan kami semakin erat bekerja sebagai satu.

Terima kasih Tuhan.

Tn. Rebecca O. Polinar, CM

 

Pemuda Misionaris Karmelit memulai tahun 2021 dengan “Web of Life”, modul pertama yang memulai program pelatihan online selama setahun yang mengimplementasikan Seri Pelatihan Tingkat 1 yang akan mempersiapkan CMY untuk keanggotaan penuh. Pada akhir tahun 2021, mereka yang akan menyelesaikan Seri Pelatihan Tingkat 1 akan menjadi grup CMY pertama dengan hak mereka sendiri. Rapat organisasi yang pertama pada tanggal 4 Januari 2021, dimana para suster kita di Indonesia memutuskan untuk mengadakan Formasi CMY dalam bahasa Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan serangkaian pertemuan, latihan, dan gladi bersih.

CMY Filipina mengadakan sesi pelatihan online pertamanya yang disiarkan langsung di Facebook pada tanggal 16 Januari 2021, dan setelah itu akan dilakukan setiap hari Sabtu ketiga setiap bulan, dari jam 8 hingga jam 10 malam, hingga Desember. Mereka yang tidak dapat mengikuti pelatihan selama bulan tersebut akan menjalani sesi make-up sebelum mengikuti bulan pelatihan berikutnya. Lebih dari seratus anak muda bergabung pada 16 Januari. Masalah yang biasa terjadi adalah cuaca buruk dan koneksi Internet yang lemah.

CMY Indonesia akan memulai sidang pertamanya pada tanggal 24 Januari 2021 dari pukul 3 hingga 5 sore, dan selanjutnya diadakan setiap hari Minggu ke-4 setiap bulan hingga Desember. CMY baik di Indonesia maupun di Filipina, serta para suster secara bergiliran akan memfasilitasi program pelatihan tersebut, sehingga masing-masing ikut serta dalam pelaksanaannya sekaligus mengurus pelatihannya masing-masing. Dengan cara ini, menjadi pengalaman belajar, baik bagi kaum muda maupun bagi Suster, ketika melakukan penginjilan online.

Para sister muda dari rumah pembinaan kita di Filipina, Indonesia dan Vietnam menghadiri kegiatan tersebut sebagai bagian dari pengalaman mereka dalam pelayanan pemuda di Provinsi Fransisco Palau yang Terberkati, karena mereka tidak dapat mengikuti program pencelupan yang biasa dirancang untuk pembinaan.

Pandemi adalah kutukan dan berkah. Berkatnya, hal itu memperkenalkan kita pada cara melakukan sesuatu bersama dan secara efektif: kami sekarang memperluas jangkauan kami bahkan kepada orang-orang muda yang telah berimigrasi ke negara lain. Kami berterima kasih kepada Tuhan karena telah menunjukkan jalannya kepada kami. Di tengah situasi yang menantang kita menemukan cara berjalan yang akan semakin mempersatukan kita, dan kita akan mampu bekerja sama sebagai satu tubuh. Terima kasih Tuhan!

Sr. Rebecca O. Polinar, CM